ternyata…

Mei 30, 2008 at 4:52 am 2 komentar

Setelah kemaren ikutan dialekta tentang kontroversi kenaikan BBM, aku jadi yakin.. sebenernya niat kita sama kok!

Terus, kenapa harus jalan sendirian?

Entry filed under: tulisan standar. Tags: , .

Kunang-kunang itu berkumpul kuatkan pertaliannya, ya Rabb..

2 Komentar Add your own

  • 1. Parlan  |  Mei 31, 2008 pukul 5:07 pm

    itulah mahasiswa skg pi… pada isu sentral yg sama pun masih jaga jarak. so, yg muda2 niy… siap2 menyatukan gerakan!!

    *yoshh!!

    Balas
  • 2. miftahnyapipi  |  Juni 1, 2008 pukul 2:31 am

    @ abang parlan
    masa sih gengsi telah menutupi niat untuk kesejahteraan bangsa ini? naif banget… kan modalnya cuma open mind,,
    eh, abang parlan masih mahasiswa juga kan? :p, hehe kidding😉

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


quote ov da dei

ak ada alasan untuk pesimis karena Allah ‘Azza wa Jalla tak pernah berhenti memberi pertolongan, kecuali kalau iman kita telah habis dan keyakinan kita pada kekua­saan-Nya telah menipis (Mohammad Fauzil Adhim)

udah

  • 77,335 orang nih

For my special one, Kania

Dimanapun kamu berada, aku masih disini. Menyiapkan bahu untuk kau pinjam. Menyiapkan tangan untuk kau raih, serta kaki untuk kau ajak berlari kembali.

ENTP vs INTP [masih ENTP]

Click to view my Personality Profile page

kotakku


%d blogger menyukai ini: