Kenapa baru sekarang (tau)? ~part 2

Februari 18, 2008 at 11:04 am Tinggalkan komentar

Bismillah…

Kemaren ngobrol-ngobrol sama mba Upe, mengenai keluarga. Ups, maksudnya bukan ‘keluarga’, tapi keluarga. halah, maksudnya apa sih mift… Iya, maksudnya keluarga. Ah, gitu ah…

Berawal dari kata, “Beruntung banget ya orang-orang yang dikaruniai keluarga yang harmonis. kayanya hidupnya tenang gitu”.

Teringat curhatan temen SMP dulu, dia cerita kalo dia berasal dari keluarga broken home. Dia anak tunggal. Pas waktu SMP itu, dia tinggal sama keluarga ayahnya. Ibunya sekarang udah punya keluarga baru juga. Tapi tinggal di kota yang berbeda. Temenku itu malah sekarang punya adik dari masing-masing ortu. Hihi, temen baikku. Untungnya dia tergolong anak baik. Coba kalo dia bandel, temen2 cowok di kelas aku kan pada ga jelas gitu.

“Sedih banget sih, orang yang keluarganya broken home, dikala isi kepala orang-orang pada mikirin strategi dakwah, strategi hidup, strategi bisnis, etc, dia masih juga ngubek-ngubek caranya rukunin keluarganya”, kataku waktu itu

“ga juga kok, Pi. Keluarga yang harmonis ga menjamin kebahagiaan seseorang”, kata Mba Upe’

selanjutnya Mba Upe’ bercerita tentang temennya yang berasal dari keluarga yang sangat harmonis, tapi juga tetap tidak bisa bahagia. halah. kok bisa ya? aku pikir, orang yang keluarganya harmonis, kehidupannya akan penuh canda tawa, berbahagia bersama, membagi suka dan duka. ternyata enggak juga ya?

Hmm… ba’da shubuh dua hari berturut-turut. Mataku lagi ga mau diajak kompromi, ngantuk banget. Jadilah ketiduran dan ga pake doa tuh tidur. Jadilah aku mimpi buruk, teringat kisah temen SMP-ku. Hiyy…

Entry filed under: tulisan standar. Tags: .

MABRUR! : MABIT bersama AlQur’an likalikukilikalikuka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


quote ov da dei

ak ada alasan untuk pesimis karena Allah ‘Azza wa Jalla tak pernah berhenti memberi pertolongan, kecuali kalau iman kita telah habis dan keyakinan kita pada kekua­saan-Nya telah menipis (Mohammad Fauzil Adhim)

udah

  • 77,352 orang nih

For my special one, Kania

Dimanapun kamu berada, aku masih disini. Menyiapkan bahu untuk kau pinjam. Menyiapkan tangan untuk kau raih, serta kaki untuk kau ajak berlari kembali.

ENTP vs INTP [masih ENTP]

Click to view my Personality Profile page

kotakku


%d blogger menyukai ini: