Geregetan ga sih? Ngeliat Indonesia yang kaya gini???

Agustus 15, 2007 at 10:21 am Tinggalkan komentar

tulisan yang dibikin tanggal 14 Desember 2006, baru nemu setelah ngoprek lgi file-file lama…

Geregetan banget!

Dimulai dari hukum infotainment yang katanya HALAL Vs HARAM. Trus, tentang UU antipornografi dan pornoaksi yang sampe sekarang belum selesai-selesai. Trus ditambah lagi dengan munculnya aliansi-aliansi yang ‘katanya’ pembela perempuan. Dan sekarang, tentang UU antipoligami yang akan diperluas. Kalo dipikir-pikir, ughhh… kok semuanya kayak yang nyerempet2 syariat Islam sih… ada apa gerangan??? Skenario apa yang terjadi?

Beberapa waktu yang lalu, waktu aku dan temen2 sekelas ngumpul deket mushola Bentos sambil ngerjain laporan yang deadlinenya 2 jam lagi. Temen aku yang NONI tiba2 ngomongin poligaminya Aa Gym. Sebenernya sih males banget ngomongin hal itu, dah bosen. Tapi karena waktu itu dia nampak mendiskreditkan hukum Islamnya, nah… kan! Aku ga rela kalo hukum Islam di pandang sebelah mata. Dia bilang, “untung di agama kita ga ada ya peraturan kaya gitu”, katanya ke temen seagamanya. Lho koq, jadi ngomongin agamanya? Ya udah, aku bilang aja, “sebenernya, poligami itu kan cuma buat yang adil aja. Dan buat wanita yang merelakan suaminya berpoligami kan jaminannya surga. Kenapa? Karena memang poligami itu berat untuk wanita, makanya hadiahnya pun ga main-main. Surga!”. Baru dah temen aku itu ber-O panjang. Tapi, tiba2 temen aku (ikhwan, bukan si Ikhwan) ngomong, “tapi kalo emang mau nolongin jandanya, kenapa mesti Aa Gym. kan masih banyak santrinya yang lain”. Wakwawww… Atuh lah, aku dah ga mau ngomongin ini lagi…

Trus, pas baca di Liputan6dotcom, tentang perbincangan mengenai poligami ini. Disitu ada Ibu Yoyoh dan beberapa orang (ga usah disebutin namanya lah yah) yang antipoligami. Sedih… sedih banget! Seorang wanita yang saat itu mengatasnamakan golongan properempuan mengatakan, “Poligami mengabaikan kesetaraan yang dipromosikan oleh Nabi [Muhammad SAW],” ç sedih banget ga sih. Pengertian yang parsial ini justru semakin memperlihatkan muslim Indonesia yang masih parsial menerima ajaran-Nya. Dan, apa yang terjadi dengan orang2 yang berkepentingan??? Mungkin ‘mereka’ udah ketawa2 aja tuh ngeliat anak ayamnya berhasil di adu.

Lucunya, semua permasalahan yang timbul ini (dan yang sepertinya dengan sengaja diserempet-serempetkan dengan Islam), cuma hangat sebagai wacana. Iya, cuma wacana. Untuk pelaksanaannya sendiri, masih susah banget!

Misal, tentang infotainment. Wah, panas banget tuh waktu muncul fatwa NU. Pemilik rumah produksi geger, soalnya menurut mereka infotainment itu ratingnya tinggi. Pak Reza M. Syarif bilang, “Direktur Cek&Ricek bilang, Tuhannya media itu Rating, dan Nabinya adalah sponsor”. Tapi, setelah pembahasan yang panas itu apa yang terjadi? Ga ada perubahan kan dengan isi dari infotaiment itu sendiri? (soalnya parameter aku mengenai berubah atau tidaknya infotainment itu, contain dari infotainment itu ga kemudian berubah menjadi berita prestasi pemuda Indonesia di cabang olahraga, IPTEK, atau di bidang budaya. Emang rakyat Indonesia tau gitu kalo penemu kodok terbesar dan kodok terkecil di dunia itu adalah seorang Profesor dari INDONESIA (dari ITB maksudnya, hehe… narsis dikit lah yah!))

Trus, tentang UU antipornografi dan pornoaksi, kayanya orang-orang udah mulai lupa tuh. Bosen sebenernya ngeliat temen2 di kampus yang berpakaian seadanya. Dan sebagai perempuan, yang paling sedih itu dengan bermunculannya aliansi-aliansi ‘pembela perempuan’. Mereka dengan bangganya ‘seperti’ membela hak2 perempuan tetapi…

Kenapa sih? Indonesia…

Dengan sejuta potensi dan problematikanya…

Apakah kau benar-benar mencintai negeri tempatmu menghisapi tanah dan airnya?

Bukan nasionalis. Aku hanya seorang yang sangat mencintai Indonesia, setara dengan cintaku pada Islam. Aku ingin Islam berdiri di sini. Membangun peradaban Islam di negeri tercinta ini.

Rasulullah tidak pernah melarang umatnya untuk mencintai tanah air. Bahkan, cinta tanah air merupakan salah satu tanda iman seseorang (jadi inget pelajaran agama waktu SMA).

Kadang, kita (BUKAN!, Aku!) masih sibuk dan terus berkutat dengan permasalahan dapur (tugas, laporan, dan PR maksudnya). Sampe2, ga kepikiran gimana caranya merancang Indonesia yang madani dan rabbani.

Sekarang, udah ngapain aja nih buat Indonesia (Islam)?

Entry filed under: tulisan standar. Tags: .

Karena Aku Cinta PadaNya (Nov 05) Satu Hari dalam Pembebasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


quote ov da dei

ak ada alasan untuk pesimis karena Allah ‘Azza wa Jalla tak pernah berhenti memberi pertolongan, kecuali kalau iman kita telah habis dan keyakinan kita pada kekua­saan-Nya telah menipis (Mohammad Fauzil Adhim)

udah

  • 77,335 orang nih

For my special one, Kania

Dimanapun kamu berada, aku masih disini. Menyiapkan bahu untuk kau pinjam. Menyiapkan tangan untuk kau raih, serta kaki untuk kau ajak berlari kembali.

ENTP vs INTP [masih ENTP]

Click to view my Personality Profile page

kotakku


%d blogger menyukai ini: