Bintang Timur

Oktober 9, 2008

Disana, disebelah sana

Di Timur sana!

Dia bersinar paling terang

[bahkan saat matamu terpejam]

Larilah ke sana!

ke Timur sana!

Berlarilah,

semakin kencang!

Hei, tunggu!

bukan ke sana!

berlarilah ke Barat,

lalu belok ke Timur

…dan temukan separuh jiwamu [Bintang Timur]

Entry Filed under: puisi + lagu. Tag: , , .

12 Comments Add your own

  • 1. radit  |  Oktober 9, 2008 at 8:53 pm

    Ganbare,pi!
    Dan yakinlah akan pertolongan-Nya…
    jangan menyerah pada keterbatasan [apapun itu]!
    May Allah always be in each of your step…amin…

    Balas
  • 2. miftajah  |  Oktober 10, 2008 at 12:15 am

    @ radit
    Ok, kakak pertama! Ok!
    Doakan ya!
    Lagi belajar juga, menghimpun jejak-jejak hikmah yg terserak..
    Lagi belajar, untuk selalu berjalan, melihat, dan mentafsir.. [Hehe, pnjm lagunya nowseeheart]
    Ganbare!

    Balas
  • 3. annitldari5bdg  |  Oktober 10, 2008 at 5:11 pm

    Hmm… separuh jiwa pi…
    Ada satu ketika di mana separuh jiwa itu tidak bisa kita temukan di timur ataupun barat…
    Dan ketika tak ada setetes pun peluh, air mata, atau darah yang dapat merubahnya!
    Hanya bisa ditemukan saat kaki kita menapak di jannah-Nya…

    InsyaAllah semuanya akan berakhir dengan indah pi =)

    -karena kita kumpulan saudara yang dibesarkan bersama masalah-

    Balas
  • 4. miftajah  |  Oktober 10, 2008 at 9:15 pm

    @ anni
    anni, satu hal yg pingin aku bilang ke anni.. Aku sayaaaang bgt sama anni
    Anni, seandainya sang Bintang Timur memang hanya dapat ditemukan di jannah-Nya.. Maka aku akan menyusulnya kesana.. Mungkin itu memang skenario-Nya.. Agar Ia dapat menyatukan kita (aku dan anni) disana Ni, kita sedang berdiri ditepian Al-KAUTSAR bersama orang2 yg kita cintai..
    Anni..

    Balas
  • 5. fani ferdiana  |  Oktober 12, 2008 at 7:50 am

    diannebengloginfani : hadooooh, jadi mellow pisan ini blognya. tapapa lah, sekali2 hingga lega perasaan terluapkan. PS : hayu pi qt cerita2, tapi buat pipi aja ya ceritanya… -dianyangsudahmenginjakkankakidibumibandungdansedangjetlag-

    budiyangpakeloginfani
    yok ayok,,, abis ujian ya… hehehe

    Balas
  • 6. patomi  |  Oktober 13, 2008 at 2:35 pm

    mau dong pi..ikut berlari-lari…ke barat..ke timur..ke utara..hehe…biar kurus niy!

    @ patomi
    eee…. mbak… diet sehat dong mbak…

    Balas
  • 7. YoHang 07  |  Oktober 14, 2008 at 1:03 am

    Mimpi… adalah kunci…
    (gak nyambung ya?) :D

    Balas
  • 8. miftajah  |  Oktober 14, 2008 at 2:59 am

    @ YoHang07
    wey, pemilik blog yang aku suka isinya komen disini… Salam kenal…
    maap ya ga ijin2 nge-link,

    Yup, Mimpi adalah kunci
    untuk kita menaklukkan dunia
    berLARIlah tanpa lelah
    sampai engkau meraihnya…

    Balas
  • 9. qisthi  |  Oktober 17, 2008 at 5:23 pm

    ih, pipi ngebingungin..!!!
    kalo lari ke timur, dari gerbang ganesha, ketemunya aula timur, ato gedung SR, ato gedung AR ..n_n!
    ini udah lari, udah semakin kencang, eh, salah arah..
    terus disuruh ke barat.. nah, kalo gitu, ketemunya aula barat, ato gedung SIpil terus disuruh belok ke timur pula.. lahh..? balik lagi dong..?!! >_<!

    Balas
  • 10. miftahul hidayah  |  Oktober 17, 2008 at 5:29 pm

    @ qisthi
    lah, tata bingung…
    ke barat dulu ta, baru ke timur…
    baru deh, ketemu bintang timur, hehehe

    Balas
  • 11. qisthi  |  Oktober 17, 2008 at 5:40 pm

    hooo..
    manna yaaa..? kagak keliatan tu mpok..!
    mendingan ke http://taqisthi.wordpress.com ajah.. nanti bisa ketemu bintang biru lohh.. heu.. heu..

    Balas
  • 12. ardee  |  November 7, 2008 at 3:59 am

    @ Qisthi…
    kayaknya lagi nostalgia masa TPB tuh si Pipi… lupa ruangan ya mondar-mandir gitu… ;P

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


quote ov da dei

ak ada alasan untuk pesimis karena Allah ‘Azza wa Jalla tak pernah berhenti memberi pertolongan, kecuali kalau iman kita telah habis dan keyakinan kita pada kekua­saan-Nya telah menipis (Mohammad Fauzil Adhim)

udah

For my special one, Kania

Dimanapun kamu berada, aku masih disini. Menyiapkan bahu untuk kau pinjam. Menyiapkan tangan untuk kau raih, serta kaki untuk kau ajak berlari kembali.

Halaman

ENTP vs INTP [masih ENTP]

Click to view my Personality Profile page

kotakku

baru ditulis

awan-awan

bapak Bau kuliah! Episode cinta film Forum Indonesia Muda Indonesia ingin dibagi islam jejalan kehidupan Konyol kunang-kunang njawi pornografi Presiden penyair! renungan sinopsis TRENDI ukhuwah

banyak yang baca

kata orang...

poetri gita di Gastropoda
etikush di Kisah Kerudung dan Bulu M…
kepinglogam di Pengamatan Transek Garis 100 m…
rudi di Pengamatan Transek Garis 100 m…
rudi di Who Is Ur Mother
Richo di How Animal Do That : Mekanisme…
Garain di How Animal Do That : Mekanisme…

Blogroll

inspiring

kakak-kakak

saudara_kuw

Meta